Kirim Barang Berat/Besar?

Pengertian Heavy Cargo (HEA) adalah penanganan cargo/barang ber-tonase diluar berat barang biasa, namun ada kalanya yang perlu dipertimbangkan pula adalah faktor oversized /over length /over width /over height /out of gauge daripada cargo/barang tersebut. Heavy cargo termasuk ke dalam special cargo yang artinya dikategorikan sebagai barang-barang yang memerlukan penanganan secara khusus namun pada sisi operasional, barang-barang tersebut masih bergabung dengan barang-barang lainnya/general cargo. Disebut Heavy Cargo jika barang kiriman tersebut mempunyai berat >= 150kg (lebih atau sama dengan 150 kg) dalam 1 koli/biji dan kiriman tersebut diberi alas dibawahnya supaya dapat memudahkan pada waktu loading (memuat)/unloading.

Untuk pengiriman heavy cargo, shipper akan dikenakan biaya surcharge 100% - 150% dari tarif normal (tergantung airlinenya). Tarif heavy cargo ini berlaku untuk seluruh penerbangan regular baik yang diterbangi dengan Narrow Body Aircraft maupun dengan Wide Body Aircraft. Khusus untuk penerbangan sektor domestik yang diterbangi dengan Narrow Body Aircraft, maksimum berat per koli adalah 250 kg. Pengiriman heavy cargo harus didahului dengan message/ berita ke stasiun yang dituju untuk kelancaran atau kesiapan pada waktu unloading serta harus diberi label side up agar barang tidak dibalik-balik. Pada kondisi normal barang berat ini tidak boleh dimuat di bulk kompartemen dari sebuah pesawat. Pengiriman Heavy Cargo juga harus disertai dengan NOTOC (Notification to Captain).

Penanganan Heavy Cargo

Heavy Cargo yang sudah ditaruh di atas pallet

Kargo yang berat lebih ideal disusun pada pallet (ULD) agar penanganannya lebih mudah.

Beberapa peralatan pendukung dibutuhkan pada saat penempatan barang berat ini di pallet antara lain:

  • Spreader board
  • Adalah papan untuk menyebar berat benda. Peralatan ini berguna agar cargo yang berat tersebut tidak merusak ULD yang digunakan. Tapi sebenarnya apa yang dilakukan oleh spreader board atau fungsinya adalah : Distribute the weight of the cargo across a greater area Make the cargo less heavy Prevent too much cargo going on the aircraft.

    Jika berat kargo tidak menyebar dengan benar, maka akan merusak ULD. Maka itu spreader digunakan untuk memastikan berat kargo merata. Wujud dari spreader board adalah sebuah papan dari kayu yang ditempatkan dibawah sebuah paket yang akan mendistribusikan berat ke area yang luas.

  • Strap atau pengikat Tali yang digunakan agar barang tidak mudah bergerak saat transportasi baik di darat maupun di udara, karena adanya gaya atau kekuatan kebawah, keatas, ke depan dan kebelakang saat pesawat udara bermanuver, mengudara (take off) dan mendarat (landing).
  • Perhitungan kebutuhan strap yang akan digunakan :

    Direction / Arah

    Gravitation / Gravitasi

    Forward / Kedepan

    1,5 G

    After / Kebelakang

    1,5 G

    Sideways / Kesamping

    1,5 G

    Upwards / Keatas

    3 G

    Rumus : Strap = Gravitation x Gross Weight

    2270

    Note : Hasilnya, dibulatkan keatas.

    Contoh : Forward movement (during take off and landing), with Gross weight 1000 kg.

    Maka : 1,5 x 1000 =

    1500 = 0,66 = 1 Strap

    2270

    Demikian Heavy cargo dapat juga dimuat kedalam sebuah container (ULD) dengan persyaratan sebagai berikut : dalam kondisi normal berat maksimum dari setiap kemasan tidak boleh melebihi 800 kilogram, tetapi beberapa penerbangan dengan mengajukan izin khusus dengan koordinasi antar bagian pada penerbangan maka untuk memuat barang tersebut dapat dilakukan.

    Selain itu ukuran dari HEA tersebut tidak melebihi dimensi lantai dalam container, HEA tidak dapat langsung diletakkan di dalam kontainer begitu pula menempati bagian atau sisi yang miring dalam container. Untuk barang dengan kemasan berat melebihi 50 kg tidak boleh dimuat dibagian luar atau di sisi yang memiliki kemiringan pada container karena hal ini dapat mengakibatkan ketidakstabilan pada container tersebut.

    Bila maksimum muat lantai atau batasan muat dilampaui, maka papan untuk menyebar berat (spreader board) harus digunakan untuk meningkatkan area yang ditempati atau panjang yang ditempati.

    Heavy Cargo, dibagi dalam 3 jenis yaitu :

  • Big Shipment (Pengiriman kargo yang berat)
  • Oversize Shipment (Pengiriman kargo yang dimensinya besar)
  • Dikatakan oversize, jika kargo tersebut ukuran atau dimensinya :

    Untuk passenger and cargo aircraft : = atau > 250 cm2

    Untuk cargo aircarft only : = atau > 300 cm2

  • Oddsize cargo (Kargo yang ukurannya besar dan bentuknya tidak beraturan) Contoh : mesin-mesin yang bentuknya tidak jelas atau tidak beraturan, seperti mesin pabrik, mesin pesawat dan lainnya. Cara pemindahan mesin-mesin ini ke dalam pesawat biasanya menggunakan crane, yaitu alat pengangkat dan pemindah material yang bekerja dengan prinsip kerja tali. Dan biasanya pengangkutannya menggunakan pesawat Antonov. Untuk cara penanganannya tergantung ukurannya, bagian depan atau kepala pesawat dibuka seperti mulut yang menganga, kemudian barang dimasukkan ke dalam pesawat dengan dikendarai secara perlahan-lahan agar barang maupun bagian dalam pesawat tidak rusak.
  • Komentar

    Postingan Populer